httpswww.domainesia.com/asset/uploads/2018/10/16._Cara_Membuat_Blog_Profesional_Untuk_Pemula-373x163.jpg

Segala kebutuhan bisnis akan lebih mudah dengan adanya suatu website atau web application.

Kedua hal tersebut berperan besar dalam pengembangan dan peningkatan cuan dalam bisnis.

Mengapa? Hal ini karena semakin mudah akses yang diberikan kepada pelanggan, maka semakin banyak pula pelanggan yang tertarik pada suatu bisnis.

Dengan begitu secara otomatis akan meningkatkan penjualan atau bisnis yang kamu rintis.

Pada dasarnya, bisnis yang dapat bertahan merupakan bisnis yang selalu memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan.

Salah satunya adalah aksesibilitas.

Misalnya terdapat 2 toko online, yaitu Toko A dan Toko B.

Pada Toko A apabila ingin memesan dan membeli suatu produk harus menghubungi via nomor WhatsApp.

Sedangkan pada Toko B apabila ingin memesan atau membeli cukup akses website.

Dilihat sekilas, cara membeli pada Toko A yang menggunakan nomor WhatsApp memang terlihat mudah.

Cukup mengirimkan chat ke nomor WhatsApp tersebut.

Namun bagaimana ketika chat yang kamu kirimkan tidak dibalas dengan cepat oleh admin Toko A? Kamu akan merasa kesal bukan?

Nah, berbeda dengan Toko B. Memesan atau membeli pada Toko B akan terasa lebih mudah dan cepat.

Hal ini karena Toko B menggunakan website atau web application.

Pelanggan cukup membuat akun terlebih dahulu, kemudian memilih produk yang akan dibeli, menuliskan alamat, dan terakhir melakukan pembayaran.

Secara otomatis Toko B akan memproses produk yang dibeli dan pelanggan cukup duduk manis menunggu kedatangan produk.

Itulah salah satu keuntungan dari penggunaan website atau web application pada suatu bisnis.

Yuk, sebelum kamu membuat website atau web application, kenalan terlebih dahulu ya.

Istilah website memang sudah sering terdengar, apalagi sekarang ini yang sedikit- sedikit harus serba digital.

Website adalah bentuk tampilan atau kumpulan halaman yang berisikan informasi data dalam bentuk tulisan, gambar atau video yang dapat diakses secara bebas melalui web browser.

Apakah kamu pernah mengakses suatu website travelling? Atau website yang menampilkan produk seperti breadtalk.com?

Itu lah contoh website.

Website dapat dibangun dengan berbagai macam tujuan.

Berdasarkan tujuan, umumnya jenis website dibagi menjadi 3 jenis antara lain :

**Bisnis atau Website Perusahaan Suatu perusahaan atau bisnis dapat menggunakan website untuk kepentingan bisnis. Bisa sebagai media komunikasi pengenalan jenis produk dan/atau layanan yang bisnis miliki kepada publik. Hingga sebagai bentuk keprofesionalan dan transparansi bisnis secara online karena dengan begitu pelanggan bisa mencari segala informasi tentang perusahaan di internet.

**Personal atau Blog Tidak semua jenis-jenis website dibuat untuk menghasilkan uang. Kamu bisa membuat website pribadi atau personal yang bertujuan sebagai media sharing pengalaman hingga mengungkapkan opini atau pemikiran sendiri ke dunia luar secara online.

**Portofolio Website portofolio berisikan dokumentasi pengalaman kerja dan karya- karya apa saja yang telah dibuatnya. Website ini dibangun untuk menunjukkan keahlian pada suatu bidang pekerjaan. Website ini hampir sama dengan CV. Biasanya banyak digunakan oleh programmer, penulis, desainer, dan lain sebagainya.

Sebenarnya suatu website memiliki karakteristik tersendiri. Apabila kamu menemukan karakteristik seperti di bawah ini, itu artinya kamu sedang mengakses website.

Web Application atau biasa disebut Web App adalah versi kompleks dari suatu website.

Walaupun versi kompleksnya, Web Application tetap bagian dari website.

Hal ini mengapa banyak kalangan yang menganggap bahwa website dan Web Application itu hampir sama.

Karena memang web app merupakan bagian dari website.

Biasanya website hanya menampilkan informasi atau produk pada suatu bisnis, sehingga tidak bisa begitu banyak yang dapat dilakukan pada website.

Berbeda dengan Web Application, melalui Web Application ini kamu dapat melakukan berbagai macam interaksi seperti membuat, membaca, memperbarui, dan menghapus data dalam website tersebut.

Sehingga secara fungsionalitas, Web App lebih banyak fungsinya daripada website.

Karena Web App adalah versi komplek dari website maka pembuatannya pun sangat sulit, membutuhkan tim programmer yang berpengalaman untuk membuatnya.

Web App biasanya dibangun dengan berbagai macam teknologi. Tidak hanya satu macam saja namun dapat bermacam- macam teknologi agar website bekerja dengan optimal.

Kategori Web App ini dapat kamu temui pada e-commerce, website bank, dan lain- lain.

Seperti sebelumnya website memiliki karakteristik, begitu pula dengan Web App.

Adapun karakteristik Web App antara lain :

Ambil contoh website yaitu website DomaiNesia.

Banyak fungsi atau fitur yang dapat kamu lakukan pada website DomaiNesia ini, meliputi melakukan Sign Up, Sign In, menambahkan dan menghapus produk layanan, hingga migrasi hosting.

Banyak hal yang dapat kamu lakukan dengan website DomaiNesia.

Sekarang ini masih banyak bisnis yang eksis dengan cara penjualan offline seperti membuka toko kemudian menunggu pelanggan datang ke toko tersebut.

Namun sebearnya apabila pelaku bisnis memperluaskan cara penjualan secara online, tidak ada rugi nya juga dan memungkinkan untuk menambah penjualan.

Sehingga mungkin pelaku bisnis akan bertanya dan mencari tahu seberapa pentingkah website atau Web App bagi suatu bisnis.

Nah, berikut ini akan dijelaskan secara detail mengapa kamu membutuhkan website dan mengapa kamu membutuhkan Web App.

Baca Juga : 10+ Tips Memilih Nama Toko Online Yang Bagus dan Menarik

Secara bisnis, perluasan cara penjualan melalui website akan memungkinkan bisnis mengalami perkembangan dan peningkatan yang pesat.

Tidak hanya dari sisi cuan saja, namun juga dari sisi kepopuleran produk di mata pelanggan.

Apabila kamu hanya menggunakan penjualan offline melalui toko saja, maka produk yang kamu jual yang akan diketahui oleh orang- orang sekitar toko saja.

Berbeda dengan kamu memperluas penjualan melalui website. Semua orang di bumi ini dapat mengetahui produk yang kamu jual.

Sehingga kamu dapat memperkenalkan atau branding produk hingga ke mancanegara.

Selain sebagai branding bisnis, melalui website juga dapat menambah kepercayaan atau pengakuan dari publik.

Jadi, bisnis yang kamu bangun akan terhindar dari perasaan curiga oleh publik.

Buat kamu yang ingin membuat website dengan mudah, kamu bisa baca cara membuat website bagi pemula.

Begitu pula dengan Web Application. Setelah kamu memiliki website sebagai branding dari bisnismu, kamu bisa melakukan perkembangan dari website ke Web App.

Sebagian besar perusahaan sudah mulai beralih fungsi dari website yang hanya media branding saja menjadi media yang fungsional.

Misalnya user dapat menambahkan produk ke dalam keranjang, melakukan transaksi pembelian melalui website, melakukan konfirmasi pembayaran melalui website, hingga menghapus produk yang akan dibeli.

Mengapa sebisa mungkin harus beralih dari website ke Web App?

Berikut ini alasan mengapa kamu harus mengembangkan dari website ke Web App, antara lain :

Setelah mengetahui secara detail pengertian, karakteristik, hingga mengapa membutuhkan website atau Web App, sekarang saatnya untuk mengetahui perbedaan diantara keduanya.

Diatas telah disebutkan bahwa memang Web App merupakan bagian dari website, namun terdapat beberapa perbedaan diantara keduanya, antara lain :

Dilihat dari fungsi utamanya, website dan Web App memiliki perbedaan.

Fungsi utama website umumnya untuk memberikan informasi atau branding produk bisnis yang ditawarkan.

Harapannya dengan adanya website tersebut, user atau calon pelanggan lebih mengenal bisnis dan produk yang ditawarkan sehingga ada ketertarikan untuk membeli.

Hanya sebatas itu saja.

Begitu pula website blog yang juga hanya berisi konten- konten yang informatif saja tanpa adanya interaksi antara blogger dan pengunjung.

Berbeda dengan Web App yang memang lebih fungsional daripada website.

Web App dibuat agar user tidak hanya melihat produk yang ditawarkan namun juga dapat melakukan transaksi sekaligus.

Untuk karakteristik, beberapa sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya.

Website dapat dibangun di lokal atau pun hosting, namun biasanya website tidak membutuhkan daya atau resources yang besar.

Hal ini karena website hanya menampilkan informasi saja.

Sedangkan Web App, akan membutuhkan resources yang lebih besar, sehingga biasanya Web App akan dibangun dalam hosting dengan kapasitas yang besar atau cloud VPS.

Berdasarkan kompleksitasnya, Web App memang lebih kompleks daripada website.

Hal ini karena Web App berisikan berbagai macam fungsi yang dapat dilakukan dan dinikmati oleh user.

Misalnya seperti fitur ketersediaan produk secara real time. Hanya dengan Web App kamu dapat membuat fitur tersebut.

Selain itu juga secara aksesibilitasnya. Semua informasi pada website dapat diakses oleh siapapun.

Kamu mengakses website A dari Indonesia dan orang lain mengakses website A dari luar negeri akan melihat informasi yang sama.

Berbeda dengan Web App, aksesibilitas Web App dapat dibedakan.

Misalnya kamu belum melakukan Sign Up pada suatu toko online, akan berbeda tampilannya dengan orang yang sudah melakukan Sign Up.

Begitu pula dari sisi komponen website. Salah satu komponen website yang menjadi perbedaan antara website dengan Web App adalah navigasi.

Pada website, biasanya navigasi sangat sederhana dan mudah digunakan. Sehingga tidak membingungkan user.

Berbeda dengan Web App, navigasi yang ada pada Web App biasanya disusun berdasarkan fungsinya, sehingga tampak sedikit rumit dan membingungkan.

Tapi jangan khawatir, programmer pasti sudah memikirkan bagaimana caranya membuat navigasi yang memudahkan user.

Karena pada dasarnya Web App dibuat memang untuk memudahkan user.

Karena hanya menampilkan informasi saja, website lebih banyak digunakan sebagai interaksi satu arah.

Sebagian website memang ditujukan untuk memberikan informasi seputar bisnis atau produk ke user.

Itulah mengapa kamu tidak bisa melakukan apa- apa dalam website karena memang tidak dapat berkomunikasi dengan siapapun di sana.

Berbeda dengan Web App. Web App memang dibuat atas dasar fungsi.

Jadi melalui Web App kamu bisa melakukan interaksi 2 arah dengan perusahaan.

Pada website, integrasi antar sistem menjadi suatu pilihan yang bersifat opsional.

Hal ini karena integrasi antar sistem biasanya dilakukan untuk menggabungkan beberapa sistem atau fitur yang lebih kompleks dan terhubung.

Berbeda dengan Web App, hampir semua jenis Web App menyisipkan fungsi integrasi antar beberapa sistem didalamnya.

Teknologi sebagai dasar pembuatan pemrograman website adalah HTML, CSS, dan JavaScript.

Namun sekarang sudah ada metode yang lebih ramah bagi kalangan yang kurang mengerti tentang website.

Metode tersebut dinamakan CMS.

CMS adalah sebuah sistem informasi yang berfokus pada konten.

Singkatan dari Content Management System, yang artinya semua orang dapat membuat website tanpa memikirkan bagaimana “membangun” website dari nol.

Yang perlu dipikirkan adalah konten sebagai media informasi.

Misalnya, ingin membuat toko online, tidak perlu repot koding website ecommerce.

Website ecommerce sudah tersedia. Kamu hanya perlu memikirkan konten yang ingin ditampilkan saja.

Berbeda dengan Web App, apabila kamu ingin membuat website dengan bermacam- macam fitur apalagi dengan kompleksitas yang tinggi, mau tidak mau kamu harus membuat Web App.

Tentunya dengan berbagai macam teknologi dan bahasa pemrograman.

Membuat website tidak membutuhkan biaya yang besar.

Karena sekarang sudah banyak platform website yang gratis seperti blogspot, WordPress, TokoTalk, Berdu.id, dan masih banyak lagi.

Namun pastinya platform pembuatan website yang gratis tersebut memiliki fitur- fitur yang terbatas.

Apabila kamu ingin membuat website sendiri tanpa adanya limitasi, kamu dapat menggunakan layanan hosting.

Biasanya layanan hosting banyak jenisnya, sehingga dapat disesuaikan antara kebutuhan website dengan budget yang kamu punya.

Khusus kamu yang ingin membuat Web App, sebaiknya menggunakan Cloud VPS. Mengingat Web App membutuhkan resources atau daya yang lebih dibandingkan website.

Baca Juga : Perbedaan Domain, Hosting, SSL, & Website?

Sebenarnya kamu tidak perlu memilih salah satu antara website atau Web App. Kamu bisa memiliki keduanya baik secara bertahap maupun langsung.

Bertahap berarti pertama kamu harus memiliki website terlebih dahulu yang berisikan seputar bisnis yang kamu bangun, produk apa saja yang ditawarkan.

Ketika produk mulai dikenal oleh publik, barulah kamu bisa meningkatkan pengembangan website menjadi Web App, tentunya akan membutuhkan biaya yang lebih besar.

Namun jika kamu ingin memiliki keduanya secara langsung, kamu bisa mencari programmer yang bisa membuat website sekaligus Web App.

Oiya, khusus di DomaiNesia, kami memiliki layanan yang membantu kamu untuk membangun Web App yaitu Instant Deploy.

Layanan ini memang spesial, kamu tidak memerlukan programmer atau skill koding untuk membuatnya.

Jadi, jangan tunda untuk membangun website atau Web App ya.

Dapatkan artikel, free ebook dan video

terbaru dari DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan **Diskon Migrasi 40

serta **GRATIS** biaya migrasi & setup